cliuqe

cliuqe
anywhere

Jumat, 19 September 2014

Love Letter


Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh...
Ter-Untuk Suamiku tercinta—Kakanda Tarmizi…..
Wahai engkau yang Allah ciptakan untukku...
                Satu bulan sudah berlalu, tidak terasa waktu begitu cepat berlalu. Aku masih ingat detik-detik berharga itu, dimana ketika akad atas diriku kau ucapkan Arsy Allah berguncang dan malaikatpun ikut mendo’akan kita. Saat itulah gerbang kebahagiaan akan kita lewati dengan ikatan perjanjian yang kuat membangun istana cinta ber-azaskan qur’ani.

Selasa, 19 November 2013

Destiny

Monday, November  18, 2013
at 10.35 P.M
Jodohku
Aku tidak tau, apakah aku terlalu cepat untuk merindukamu
dan menantimu. Seperti bosan aaku dalam kesendirianku. Hatiku seperti ingin rasanya ada yang memilikinya….ikhwan dambaan…..
            Akankah  Engkau mempertemukan aku dengan seorang ikhwan dambaan? Apakah aku hanya bermimpi saja untuk mendapatkannya?
            Ya Allah… mungkin aku belum menjadi akhwat yang baik, tapi aku ingin menjadi akhwat yang baik. Mungkin aku belum menjadi akhwat yang istiqomah, tapi aku akan menjadi akhwat yang istiqomah..! Aku hanya butuh kekuatan ya Allah..dan kekuatan itu datangnya dari Engkau..maka berikanlah aku kekuatan itu ya Rabb…kokohkanlah…..aku buth banyak pelindung di sekitarku ya Allah….berikanlah aku pelindung-pelindung itu.

Sabtu, 24 Agustus 2013

Senin, 19 agustus 2013, 23:32 wib

Malam ini aku berkumpul dengan sahabat2 SMA ku,sayang salah satu sahabatku tak bisa hadir karna harus bertanggung jawab dengan profesinya.

Cepat sekali waktu ini berlalu, terasa sebentar sekali temu kangen antara kami. Masih beku rasanya rindu ini  pada sahabat2ku tercinta. Semoga aku dan mereka bertemu lagi di waktu yang akan datang ..amin..
Salah satu sahabatku ada yang menyukaiku. Katanya sieh sedari kelas 2 SMA dulu. Tapi dia mengungkapkan persaannya ketika aku telah duduk di bangku kuliah.

Berulang kali ia mengatakan ingin menunggu ku hingga selesai kuliah dan ingin melamarku. Tapi tidak yakin karna aku menganggap dia tidak serius. Dia berulang kali meyakinkan ku. Aku menganggap dia sahabatku, tidak bisa aku yakini bahwa rasa sahabat ini kelak bisa berubah jadi cinta, aku hanya bilang bahwa rasa itu tidak bisa di paksakan. Tidak perlu menungguku, kita tidak akan tau apa yang akan terjadi besok. Kita tidak tau bahwa yang kita inginkan itu belum tentu yang terbaik untuk kita. Janganlah menunggu ku, karena aku tak bisa menjanjikan apapun.

Segala kalimat ku lontarkan agar dia tidak terlalu menungguku. Tapi,,dia kekeh ingin menunggu ku..menunggu dan menunggu seolah-olah dia yakin sekali dengan pilihannya. Dia tidak ingin penantiannya selama ini hanya menjadi sia2. Lalu aku hanya mampu bilang ‘terserah dan jangan memaksa cinta’. Tapi tetap saja ada jawabannya seakan2 dia sangat berkonsisten dengan itu.
Dalam hitungan tahun kami tidak bertemu. Hingga akhirnya tibalah pertemuan malam ini dengan sahabat ku yang lainnya. Aku dan yang lainnya berkumpul di tempat karauke, sementara dia menyusul. Setengah jam berlalu barulah ia datang dan menggandeng seorang wanita. Awalnya aku mengira itu adiknya. Tapi ternyata..wanita itu pacarnya. Mereka telah berhubungan selama lima bulan. Nama wanita itu pun ayu juga..hmmm

Salah satu sahabatku menggoda dengan mengatakan bahwa gak dapet orang nya, namanya pun jadi. Kami hanya tertawa2 saja.
Sepintas dalam hatiku..entah seperti apa..timbul rasa yang mengatakan bahwa ternyata konsistensi sahabat pria ku yang satu itu bisa di ukur ketahanannya. Kekehnya yang lalu itu masih terbayang di otak ku, bagaimana dia menjadi pria dewasa ynag meyakinkan konsistensinya kepada wanita yang ia inginkan. Tapi malam itu, semua itu seperti tebakar hingga abu.

Aku merasa heran padanya, entah serius atau tidak dengan wanita itu bukanlah urusanku. Tapi ketika ditanya, dia sayang sama pacarnya itu. Hilang semua konsistensinya dulu.
Bukannya apa, ketika dulu aku mengatakan untuk tidak menungguku, kenapa harus menunjukkan kekonsistenan yang amat sangat padahal jelas aku telah berkata tidak padanya. aku berfikir..sampai mana lah batas akhir dia menunggu, jika ingin menunggu,,silahkan tunggu sampai garis finish. Itu membuat aku mengira bahwa sampai kapanpun dia akan menungguku samapi aku benar2 menikah..meskipun aku tak yakin ada orang sesabar itu.

Namun akan berbeda ceritanya jika ketika aku menolaknya berulang kali lalu ia berkata “baiklah jika kau tak ingin aku menunggumu. Sampai kapanpun kau hanya akan menjadi sahabatku” . maka pertemuan malam ini takkan membuat aku tercengang melihat ia menggandeng wanita. Karna berarti dia telah menemukan pengobat dan sekaligus penyejuk hatinya.
Kaget memang..jujur ...aku jadi merasa ..gimana yah,,,hhmm gitu lah...selama ini aku mengira dia masih menunggu. Ternyata dia sudah menggandeng wanita lain. Yaa..kalau dia masih menunggupun aku juga tidak menautkan hati padanya.

Aku hanya menjadikan ini pelajaran untuk tidak terlalu percaya pada pria yang mengatakan ingin menunggu. Penantian itu banyak sekali cobaannya. Apalagi yang ditunggu itu belum pasti adanya. Jadi untuk para pria, jika wanita telah mengatakan TIDAK,,jangan mengumbar konsistensi bahwa anda akan setia menunggunya. Itu membuat wanita menjadi merasa tinggi. Padahal kita tidak akan pernah tau masalah hati kita ini akan bagaimana kedepannya. Banyak hal yang terjadi dalam hari2 yang kita lalui. Serahkan saja pada yang di atas, jika ingin menunngu, tunggu lah jodoh yang datang dari Allah, bukan berdasar kan apa yang di sukai oleh hati kita. Karna sesungguhnya hati kita itu adalah tempatnya khilaf dan salah.
Contohnya cerita di atas...hmmm...bikin minus penilaian tentang pria yang berkonsisten jadinya.
Malam bersama sahabat2ku tercinta
Ayu(penulis), Nia, Icha, Ewin, Edwin, Ivan
I miss you always...
See you one beautiful day....


Minggu, 23 Juni 2013

Someone Who Loves You


Orang yang Mencintaimu


Orang yang mencintai kamu tidak pernah bisa memberikan alasan kenapa ia mencintai kamu. Yang ia tau di matanya hanya ada kamu.

 Kalau kamu sudah memiliki pacar atau kekasih ia tidak peduli. Buat dia yang penting kamu bahagia. Dan kamu tetap impannya.

Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya, dimatanya kamu selalu yang tercantik, walaupun mungkin kamu merasa berat badanmu sudah berlebihan ataupun kamu merasa kegemukan.

Orang yang mencintai kamu selalu ingin tau tentang  apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini, ia ingin tau kegiatan kamu.
Orang yang mencintai kamu akan mengirimkan kamu sms seperti “selamat pagi, selamat hari minggu, selamat tidur”, walaupun kamu tidak membalas pesannya.

Kalau kamu berulang tahun dan kamu tidak mengundangnya, setidaknya dia menelpon untuk mengucapkan selamat atau mengirim pesan.

Orang yang mencintai kamu akan selalu mengingat setiap kejadian yang ia lalui bersama kamu, bahkan mungkin kejadian yang kamu sendiri sudah lupa setiap detailnya karna saat itu adalah sesuatu yang berharga untuknya.

Orang yang mencintai kamu selalu mengingat setiap kata-kata yang kamu ucapkan bahkan mungkin kata-kata yang kamu sendiri lupa pernah mengatakannya.

Orang yang mencintai kamu akan belajar menyukai lagu-lagu kesukaanmu bahkan mungkin meminjam CD/kaset kamu, karna ia ingin tau kesukaanmu. Kesukaanmu kesukaannya juga.

Jumat, 07 Juni 2013

karya ilmiah-Pengabdian Tiada Henti


Mata Kuliah:                                                                                                    Dosen Pembimbing:  
Etika & Profesi Keguruan                                                                               Nasrul HS, S.Pd, M.A


PENGABDIAN TIADA HENTI
Karya Ilmiah


 









Disusun Oleh :

AYU HANDAYANI
10914005225
IV G

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SULTAN SYARIF KASIM
RIAU
2011

KATA PENGANTAR

Apa Itu Cinta?



APA ITU CINTA ???


Sahabatku...


Adalah seorang wanita yang bernama Robi’ah Adawiyah mengatakan dalam salah satu ungkapannya, “Biarpun semua orang membenci saya, saya tidak akan pernah merasa kecewa selama Tuhan masih tetap mencintai saya”.


Yah..memang cinta adalah dorongan motivasi yang paaaling tinggi di atas semua dorongan motivasi. Ada orang yang terdorong motivasi karena rasa takut. Ada juga orang terdorong motivasi karena kebanggaan. Tapi rasanya tidak ada motivasi yang paling hebat di dunia ini selain dari pada motivasi CINTA.


CINTA akan membuat sebuah kesakitan menjadi sebuah kenikmatan. CINTA akan membuat sebuah resiko menjadi sebuah peluang. Bahkan CINTA akan membuat sebuah kegagalan menjadi sebuah keberhasilan. Sehingga, ada suatu ungkapan yang sangat indah, “Wahai Tuhanku, jika aku beribadah karena mencari surga-MU atau takut pada neraka-MU, masukkan aku kedalam neraka sekarang juga. Tetapi jika aku beribadah karena CINTA-MU, jangan ENGKAU coba-coba halangi aku masuk surga-MU.”

Senin, 18 Maret 2013

Cerpen-Seperti Mimpi


SEPERTI MIMPI

Terasa seperti bermimpi aku di pertemukan dan dekat denganmu. Orang baru yang masuk ke dalam hidupku dan memenuhi hatiku.
Berawal dari bulan maret 2012, Allah mempertemukan kita. Pandangan yang beradu satu sama lain, dihiasi manisnya senyuman yang saling terlihat. Hhhmmm….jantungku seperti berhenti berdetak.
Kamu mulai mendekatiku. Sangat terlihat jelas di ingatan ku caramu menarik perhatianku. Di mataku, kamu aneh sekali saat itu, seolah memberiku perhatian yang menurutku…ah…kamu itu ada-ada saja. Namun aku tak terlalu memberikan harapan, karna aku masih berpacaran. Meski kamu berusaha meyakinkanku dengan hatimu, tapi aku belum bisa menetapkan hatiku semudah itu. Kamu pun melonggarkan jarak denganku dengan dalam kamu memperhatikanku.
Kala itu, aku masih memiliki pacar. Meski di ujung tanduk tapi aku belum berfikir untuk mengakhirinya, apalagi karena orang ketiga. Di masa genting itu pula, kamu datang memberiku sebuah harapan baru, senyuman baru, canda baru…hhmmm…dan aku sangat merasakannya.
Namun aku tak mau gegabah, dalam pertahanan cinta ku..aku pun masih berusaha mengendalikan hatiku pada pacarku. Namun, hatiku semakin gersang…dan tandus…..sehingga hubunganku dengan pacarku pun….seperti tak bernyawa lagi.
Seminggu, hanya seminggu waktuku beristirahat dengan kesendirian. Entah kenapa hatiku terbujuk untuk memanggilmu kembali. Seperti ada celah dalam hati ini untuk harapan baru yang kamu tawarkan itu. Sebenarnya aku pun belum terlalu yakin, karena aku takut kecewa lagi. Bertanya dalam hatiku, apakah kamu serius denganku?
Tepat pada tanggal 29 juni 2013 dini hari, kita resmi jadian.
Hingga sekarang, aku masih merasa seperti mimpi denganmu. Aku lihat foto kita berdua, sungguh dekat sekali. Aku pandangi wajahmu dengan saksama, dalam dan lebih dalam. Dalam hatiku selalu terheran. “ah…masa’ sih………! Ah masa’ iya nih…!”, ujaran itu terucap berulang-ulang dalam hatiku.
Aku seperti masih berada dalam kehidupan masa laluku, seperti masih dengan pacar lamaku saja. Kamu seperti mimpi ku yang hadir nyata di depanku.
Rasanya ingin sekali aku memandangmu dengan sangat lama, menyentuh pipi mu, untuk memastikan bahwa kamu adalah nyata.

                                                                                                           Minggu, 10 MARET 2013